Natural Latex

natural latex

Natural Latex

Penggunaan busa latex yang terbesar adalah untuk kebutuhan furniture (kasur,bantal,sofa,dll) seperti di contoh ini, penggunaan busa latex untuk pembuatan kasur. Namun tidak menutup kemungkinan dunia automotif pun akan merambah ke pemakaian busa ini, karena tingkat kenyamananya yang tinggi dan live time yang lama,dan tentunya akan menambah nilai jual tersendiri.

Busa (Foam) pada mulanya di dominasi oleh busa Sintetis “(polyuretan Foam),dewasa ini orang sudah mulai tau bahwa proses produksi busa sintetis beresiko tinggi karena bahan bakunya (isosianat) bercun dan karsinogenik. oleh karena itu akhir-akhir ini banyak kecenderungan meningkatnya pemakaian karet alam (busa latex). peluang ini perlu dimanfaatkan dengan sasaran usaha bersekala kecil menengah atau usaha lingkup pedesaan,menciptakan lapangan kerja baru,sekaligus meningkatkan nilai tambah dari petaniyang semula hanya sebagai produsen bokar bentuk lump atau sleb menjadi produsen busa karet yang mempunyai nilai EKONOMIS tinggi.

Struktur pori-pori busa karet berhubungan satu dengan yang lainnya shingga pada pemakaian busa karet/latex udara dalam busa tersebut selalu terkempa keluar masuk,merupakan ventilasi yang menyebabkan busa latex mempunyai kepegasan yang tinggi dan istimewa dibandingkan dengan busa polyuretan.

Karet busa sangat higienis, bebas dari segala macam kutu dan serangga dan tidak berdebu,keunggulan lainnya adalah mempunyai sifat redam yang tinggi sehingga busa latex dapat digunakan pula untuk pelapis dinding kamar studio.
Urutan Proses pembuatan Busa latex adalah sebagai berikut:

1.Latex Pekat
2.Penyusunan Kompond
3.Pembusaan/Mixing. lihat proses mixing dan pembuatan mesin mixing head pada produksi busa oleh mechatronic pratama prima di sini.
4.Pencetakan
5.Vulkanisasi
6.Pencucian
7.Pengeringan.

 

Proses pembuatan latex busa sangat sederhana,pada proses produk sinya hanya memerlukan beberapa mesin/alat saja.berikut adalah proses pembuatan busa latex

*Latex pekat,
latex pekat yang dipakai adalah yg mempunyai kadar 60% atau yg sering disebut latex cair 60%

Proses, latex pekat dari petani diolah dulu sehingga mencapai kadar 60%,karena latex pekat dari petani biasanya masih banyak kandungan air,untuk mengurangi kadar air pada latex tersebut diolah dengan cara Centrifius (pemisahan berdasarkan perbedaan berat jenis air dan getah latex)

Post a Comment

Your email is kept private. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>